Perbedaan Fakultas dan Jurusan: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya di Perguruan Tinggi

Posted :

in :

by :

Perbedaan fakultas dan jurusan terletak pada posisi serta cakupan bidang yang dikelola dalam struktur perguruan tinggi. Secara sederhana, fakultas merupakan unit yang menaungi kelompok bidang ilmu, sedangkan jurusan memiliki cakupan lebih spesifik dan berkaitan dengan bidang keilmuan tertentu. Dalam praktik pendidikan tinggi Indonesia, calon mahasiswa juga akan sering menemukan istilah program studi atau prodi sebagai unit pendidikan yang mempunyai kurikulum dan proses pembelajaran tertentu.

Memahami ketiga istilah tersebut penting sebelum mendaftar kuliah. Ketika seseorang mengatakan ingin masuk Fakultas Teknik, misalnya, informasi tersebut belum tentu menunjukkan secara spesifik program yang akan dipelajari. Di dalam lingkungan fakultas tersebut dapat tersedia berbagai pilihan program studi dengan kurikulum dan kompetensi lulusan yang berbeda.

Apa Perbedaan Fakultas dan Jurusan?

Cara termudah memahaminya adalah dengan melihat cakupannya.

Fakultas mempunyai cakupan yang relatif luas karena dapat menaungi beberapa bidang pendidikan yang masih mempunyai hubungan keilmuan.

Jurusan mempunyai ruang lingkup yang lebih spesifik.

Sementara program studi merupakan penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pembelajaran dengan kurikulum serta metode pembelajaran tertentu.

Struktur organisasi setiap perguruan tinggi tidak harus identik. Karena itu, tidak semua kampus menggunakan susunan fakultas, jurusan, dan program studi dengan bentuk yang sama.

Apa Itu Fakultas?

Fakultas merupakan bagian dalam organisasi perguruan tinggi yang umumnya mengelola kelompok bidang ilmu tertentu.

Sebagai contoh, sebuah universitas dapat mempunyai Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial, atau fakultas lainnya.

Nama dan struktur fakultas bergantung pada perguruan tinggi.

Artinya, tidak ada keharusan bahwa setiap universitas harus mempunyai susunan fakultas yang sama.

Sebuah kampus dapat menggabungkan beberapa bidang dalam satu fakultas, sedangkan perguruan tinggi lain memisahkannya menjadi beberapa fakultas.

Apa Fungsi Fakultas?

Fakultas memiliki fungsi pengelolaan akademik dan organisasi sesuai struktur perguruan tinggi.

Di tingkat fakultas biasanya terdapat pimpinan dan unit yang membantu pelaksanaan kegiatan akademik.

Mahasiswa dapat berurusan dengan fakultas dalam berbagai kegiatan administratif maupun akademik.

Namun, kegiatan belajar mahasiswa sehari-hari lebih banyak berkaitan langsung dengan program studi yang dipilih.

Itulah sebabnya calon mahasiswa tidak cukup hanya mengetahui fakultas tujuan.

Program studi perlu diperiksa secara lebih mendalam.

Apa Itu Jurusan?

Istilah jurusan sangat familiar bagi siswa karena sudah digunakan sejak pendidikan menengah.

Di perguruan tinggi, penggunaannya dapat merujuk pada unit akademik yang mengelola satu atau beberapa bidang atau program studi tertentu, tergantung struktur kampus.

Jurusan biasanya mempunyai cakupan yang lebih spesifik daripada fakultas.

Namun, calon mahasiswa perlu berhati-hati menggunakan istilah ini sebagai sinonim program studi.

Dalam percakapan sehari-hari, seseorang mungkin bertanya, “Kamu mengambil jurusan apa?” dan jawabannya adalah “Manajemen”.

Secara administratif, nama yang dimaksud bisa saja merupakan program studi.

Karena itu, ketika mengisi formulir resmi, gunakan nomenklatur yang tercantum pada perguruan tinggi.

Apa Itu Program Studi?

Program studi atau prodi merupakan istilah yang sangat penting dalam pendidikan tinggi.

Secara resmi, program studi merupakan kesatuan kegiatan pendidikan dan pembelajaran yang mempunyai kurikulum dan metode pembelajaran tertentu dalam suatu jenis pendidikan.

Dengan kata lain, program studi merupakan tempat mahasiswa menjalani suatu kurikulum untuk mencapai kompetensi tertentu.

Contohnya dapat berupa Program Studi Manajemen, Ilmu Hukum, Informatika, Akuntansi, atau program lain sesuai nomenklatur resmi.

Program studi juga mempunyai jenjang.

Nama bidang yang sama dapat tersedia pada program pendidikan yang berbeda tergantung perguruan tinggi.

Apakah Jurusan dan Program Studi Sama?

Tidak selalu.

Dalam percakapan sehari-hari, istilah jurusan sering digunakan untuk menyebut program studi.

Hal tersebut membuat keduanya terdengar sama.

Namun, secara struktur organisasi perguruan tinggi, jurusan dapat menjadi unit yang menaungi program studi.

Pada perguruan tinggi tertentu, satu jurusan dapat mengelola lebih dari satu program studi.

Di kampus lainnya, struktur organisasi dapat berbeda sehingga istilah jurusan tidak terlalu terlihat oleh calon mahasiswa.

Karena itu, ketika mencari informasi pendaftaran, fokuslah pada nama program studi resmi.

Contoh Perbedaan Fakultas dan Jurusan

Bayangkan sebuah universitas mempunyai Fakultas Teknik.

Di dalamnya terdapat berbagai bidang seperti teknik sipil, teknik elektro, teknik mesin, informatika, atau bidang lainnya tergantung struktur kampus.

Fakultas Teknik merupakan kelompok besarnya.

Bidang yang lebih spesifik berada pada unit di bawahnya sesuai organisasi universitas.

Contoh lainnya adalah Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Di dalam fakultas tersebut mungkin tersedia program seperti Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi.

Susunan ini hanya ilustrasi.

Nama dan penempatan setiap program dapat berbeda antarperguruan tinggi.

Mengapa Satu Jurusan Bisa Berada di Fakultas Berbeda?

Calon mahasiswa terkadang menemukan program dengan nama serupa tetapi berada pada fakultas berbeda di dua universitas.

Hal tersebut dapat terjadi karena setiap perguruan tinggi mempunyai struktur organisasi dan pengelompokan bidang ilmu masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, jangan menganggap kualitas atau isi program hanya berdasarkan nama fakultas.

Periksa kurikulumnya.

Dua program studi dengan nama serupa dapat mempunyai karakter, mata kuliah pilihan, fasilitas, dan fokus pembelajaran yang tidak sepenuhnya sama.

Fakultas atau Jurusan, Mana yang Dipilih Saat Mendaftar?

Dalam proses penerimaan mahasiswa, pilihan biasanya mengarah pada program studi yang tersedia pada jalur penerimaan.

Artinya, calon mahasiswa perlu mengetahui program yang benar-benar ingin dipelajari.

Jangan hanya berkata ingin masuk Fakultas Ekonomi karena pilihan di dalamnya bisa lebih dari satu.

Manajemen dan Akuntansi, misalnya, mempunyai fokus pembelajaran berbeda meskipun pada suatu kampus keduanya dapat berada di fakultas yang sama.

Pelajari program studi terlebih dahulu sebelum menentukan pilihan.

Mengapa Program Studi Lebih Penting Diperiksa?

Program studi berkaitan langsung dengan kurikulum yang akan dijalani mahasiswa.

Ketika memilih program, Anda sebenarnya sedang memilih rangkaian pembelajaran selama beberapa tahun.

Mata kuliah, praktikum, proyek, laboratorium, kegiatan lapangan, magang, dan tugas akhir dapat berbeda berdasarkan program.

Kompetensi lulusan juga dibangun melalui kurikulum tersebut.

Oleh karena itu, nama fakultas memberikan gambaran kelompok bidang, tetapi program studi memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai pendidikan yang akan ditempuh.

Bagaimana Cara Memeriksa Program Studi Resmi?

Calon mahasiswa dapat memeriksa informasi perguruan tinggi dan program studi melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi atau PDDikti.

PDDikti merupakan rujukan resmi informasi perguruan tinggi, program studi, mahasiswa, dan dosen di Indonesia.

Informasi tersebut berguna ketika ingin memastikan nama perguruan tinggi dan program studi.

Selain PDDikti, calon mahasiswa tetap perlu membuka informasi dari perguruan tinggi tujuan untuk melihat kurikulum, fasilitas, jalur masuk, biaya, dan informasi penerimaan.

Gunakan keduanya untuk tujuan berbeda.

Apakah Akreditasi Fakultas dan Program Studi Sama?

Calon mahasiswa juga perlu membedakan status perguruan tinggi dengan program studi.

Informasi akreditasi dapat tersedia pada tingkat perguruan tinggi maupun program studi.

Karena itu, jangan melihat satu status kemudian menganggap status tersebut otomatis berlaku untuk seluruh unit di kampus.

Ketika membandingkan pilihan kuliah, periksa informasi program studi yang benar-benar akan dipilih.

Pastikan pula informasi yang digunakan masih berlaku dan berasal dari sumber yang dapat diverifikasi.

Apa yang Dipelajari di Fakultas?

Pertanyaan ini sebenarnya terlalu luas.

Mahasiswa tidak mempelajari “fakultas” sebagai satu kurikulum yang sama.

Mereka menjalani kurikulum program studi.

Sebagai contoh, dua mahasiswa yang berada pada fakultas yang sama dapat mempunyai mata kuliah inti berbeda karena mengambil program studi berbeda.

Mereka mungkin mempunyai beberapa kegiatan atau mata kuliah yang bersinggungan, tetapi jalur akademiknya tetap ditentukan oleh program masing-masing.

Itulah alasan mengapa calon mahasiswa perlu melihat kurikulum, bukan hanya nama fakultas.

Jangan Memilih Fakultas Hanya karena Namanya Populer

Nama fakultas yang terkenal belum tentu menunjukkan program di dalamnya cocok dengan minat Anda.

Mulailah dari bidang yang ingin dipelajari.

Setelah itu, cari program studi yang sesuai.

Baru kemudian lihat perguruan tinggi dan fakultas yang menyelenggarakannya.

Urutan tersebut membantu calon mahasiswa membuat keputusan berdasarkan isi pendidikan.

Popularitas fakultas dapat menjadi informasi tambahan, tetapi bukan dasar utama.

Bagaimana Cara Memilih Jurusan atau Program Studi?

Setelah memahami perbedaan fakultas dan jurusan, langkah berikutnya adalah menentukan bidang pendidikan yang sesuai.

Mulailah dengan mengenali minat.

Perhatikan mata pelajaran dan aktivitas yang membuat Anda tertarik belajar lebih jauh.

Kemudian evaluasi kemampuan.

Jika tertarik pada bidang tertentu tetapi kemampuan dasarnya masih kurang, pertimbangkan apakah Anda bersedia meningkatkannya.

Setelah itu, cari beberapa program yang berhubungan dengan minat tersebut.

Jangan langsung memilih satu.

Bandingkan Kurikulum Antarprogram

Kurikulum dapat memberikan gambaran lebih nyata daripada nama jurusan.

Lihat mata kuliah dari semester awal sampai akhir.

Perhatikan mata kuliah wajib dan pilihan.

Cari tahu apakah terdapat praktikum, proyek, studio, laboratorium, magang, atau kegiatan lapangan.

Kemudian bandingkan program dengan nama serupa dari beberapa perguruan tinggi.

Anda mungkin menemukan perbedaan fokus.

Informasi tersebut dapat membantu menentukan kampus yang paling sesuai dengan bidang yang ingin ditekuni.

Pertimbangkan Prospek Karier dengan Realistis

Pilihan program studi memang berkaitan dengan pengembangan karier, tetapi hubungan keduanya tidak selalu satu banding satu.

Satu program dapat membuka beberapa jalur pekerjaan.

Sebaliknya, satu pekerjaan dapat diisi lulusan dari beberapa latar belakang pendidikan tergantung kompetensi yang dibutuhkan.

Karena itu, cari tahu kompetensi lulusan.

Jangan hanya mencari daftar nama pekerjaan.

Tanyakan keterampilan apa yang akan diperoleh dan di sektor mana keterampilan tersebut dapat digunakan.

Pendekatan ini lebih fleksibel untuk menghadapi perubahan dunia kerja.

Apakah Fakultas Menentukan Gelar?

Gelar akademik berkaitan dengan program pendidikan dan bidang yang diselesaikan mahasiswa sesuai ketentuan yang berlaku, bukan sekadar nama fakultas.

Mahasiswa dari fakultas dengan nama sama di dua perguruan tinggi belum tentu mempunyai program studi yang sama.

Karena itu, ketika ingin mengetahui gelar lulusan, periksa informasi program studi secara spesifik.

Jangan menebak gelar hanya berdasarkan nama fakultas.

Informasi resmi kampus biasanya mencantumkan jenjang, program studi, serta gelar yang diperoleh.

Apakah Semua Perguruan Tinggi Memiliki Fakultas?

Tidak.

Bentuk perguruan tinggi di Indonesia beragam.

Selain universitas, terdapat institut, sekolah tinggi, politeknik, akademi, dan bentuk lain sesuai sistem pendidikan tinggi.

Struktur organisasinya dapat berbeda.

Karena itu, konsep fakultas lebih sering ditemui pada struktur tertentu dan tidak dapat digunakan untuk menggambarkan semua perguruan tinggi secara seragam.

Hal yang tetap penting bagi calon mahasiswa adalah memastikan program pendidikan dan program studi yang akan ditempuh.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memahami Fakultas dan Jurusan

Kesalahan pertama adalah menganggap fakultas dan jurusan sama.

Kesalahan kedua adalah menganggap jurusan dan program studi selalu identik.

Kesalahan berikutnya adalah memilih berdasarkan nama fakultas tanpa memeriksa kurikulum program.

Calon mahasiswa juga sering menganggap program dengan nama sama pasti mempunyai kurikulum identik di semua kampus.

Padahal perguruan tinggi dapat mempunyai karakter dan fokus berbeda.

Kesalahan-kesalahan tersebut dapat dikurangi dengan membaca informasi resmi sebelum mendaftar.

Cara Mudah Mengingat Perbedaannya

Gunakan gambaran sederhana berikut:

Perguruan tinggi → Fakultas → Jurusan → Program Studi

Namun, perlu diingat bahwa ini merupakan ilustrasi untuk membantu memahami konsep, bukan struktur wajib yang harus dimiliki setiap perguruan tinggi.

Dalam praktiknya, susunan organisasi kampus dapat berbeda.

Untuk kebutuhan pendaftaran, informasi yang paling penting biasanya adalah perguruan tinggi, jenjang pendidikan, dan program studi yang dipilih.

Nama resmi program dapat diverifikasi melalui informasi kampus dan PDDikti.

Penutup

Memahami perbedaan fakultas dan jurusan membantu calon mahasiswa membaca struktur pendidikan tinggi dengan lebih tepat. Fakultas mempunyai cakupan yang lebih luas sebagai unit yang mengelola kelompok bidang tertentu, sementara jurusan berada pada lingkup yang lebih spesifik sesuai struktur kampus. Program studi merupakan unit pendidikan yang mempunyai kurikulum dan metode pembelajaran tertentu.

Ketika memilih kuliah, jangan berhenti pada nama fakultas. Pelajari program studi, kurikulum, mata kuliah, fasilitas, jenjang pendidikan, serta kompetensi lulusannya. Struktur organisasi dapat berbeda antarperguruan tinggi sehingga informasi resmi kampus tetap perlu diperiksa secara individual.

Pembaca angkasaedu.ac.id dapat menggunakan penjelasan ini sebagai referensi pendidikan tambahan ketika mulai mengenal dunia perguruan tinggi. Dengan memahami istilah fakultas, jurusan, dan program studi sejak awal, calon mahasiswa dapat membandingkan pilihan kuliah secara lebih terarah.